Seorang warga Desa Binjai, Kecamatan Bunguran Barat,
Natuna – Seorang warga Desa Binjai, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, meninggal dunia setelah diduga tersambar petir saat mencari kepiting di Sungai Penarik, Sabtu (20/6/2026).Referensi Geografis
Korban diketahui bernama Yakuf (61). Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.50 WIB ketika korban sedang mencari kepiting di sekitar Sungai Penarik. Saat itu, cuaca dilaporkan hujan disertai petir yang diduga menjadi penyebab korban tersambar.
Kepala Desa Binjai, Rosyid, melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna pada pukul 12.04 WIB setelah warga bersama aparatur desa melakukan pencarian awal.
Menindaklanjuti laporan itu, Tim Rescue Kantor SAR Natuna segera diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
Namun, di tengah perjalanan, tim menerima informasi bahwa korban telah ditemukan oleh warga dan dievakuasi menggunakan pompong nelayan menuju Pelabuhan Binjai. Setibanya di pelabuhan, Tim Rescue membantu proses evakuasi dan menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna, Abdul Rahman, S.E., menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta mengapresiasi sinergi seluruh unsur SAR dan masyarakat yang bergerak cepat dalam proses pencarian dan evakuasi.
“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di alam terbuka, terutama ketika kondisi cuaca memburuk dan disertai hujan serta petir. Kami mengimbau masyarakat agar segera menghentikan aktivitas di sungai, laut, maupun area terbuka apabila muncul tanda-tanda cuaca ekstrem demi menghindari risiko yang dapat membahayakan keselamatan jiwa,” ujar Abdul Rahman.
Operasi evakuasi melibatkan Kantor SAR Natuna, Polsek Bunguran Barat, Koramil Bunguran Barat, Puskesmas Bunguran Tengah, aparatur Desa Binjai, serta masyarakat setempat. Tim menggunakan Rescue Car, pompong nelayan, peralatan medis, peralatan evakuasi, radio komunikasi, dan perlengkapan keselamatan lainnya.
Korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan telah diserahkan kepada pihak keluarga. Saat proses operasi berlangsung, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan masih hujan dengan suhu sekitar 28 derajat Celsius, angin berkecepatan 10 knot bertiup dari arah barat daya.