operasi difokuskan pada penyisiran area laut dan pesisir barat Pulau Subi. Luas area pencarian mencapai 222 mil laut persegi yang dibagi ke beberapa sektor.
NATUNA - Sabtu, 20/6/2026. Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna terus menggerakkan operasi pencarian terhadap nelayan Arif, 26 tahun, yang dilaporkan hilang kontak di perairan Pulau Subi sejak Kamis, 18 Juni 2026.
Memasuki hari kedua, Sabtu 20 Juni 2026, operasi difokuskan pada penyisiran area laut dan pesisir barat Pulau Subi. Luas area pencarian mencapai 222 mil laut persegi yang dibagi ke beberapa sektor agar cakupan lebih maksimal.

"Tim SAR Gabungan bergerak sejak pukul 07.20 WIB dari Pelabuhan Nelayan Desa Subi. Kami mengerahkan 1 unit Rigid Buoyant Boat/RBB dan dukungan 30 kapal pompong milik masyarakat dari 6 desa di Kecamatan Subi," jelas Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman.
Beliau menambahkan, kuatnya solidaritas warga menjadi kunci kelancaran operasi. "Keterlibatan 30 unit pompong milik nelayan Subi menunjukkan kepedulian dan semangat kebersamaan masyarakat yang luar biasa. Ini sangat membantu memperluas jangkauan pencarian di lapangan," ujarnya.
Kantor SAR Natuna mengapresiasi sinergi seluruh unsur SAR gabungan, seluruh aparat desa meliputi TNI - Polri dan Dishub, kecamatan, serta Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia/HNSI Kecamatan Subi. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa keselamatan nelayan adalah tanggung jawab bersama.
Operasi masih akan terus dilanjutkan dengan memaksimalkan potensi lokal dan dukungan masyarakat hingga korban ditemukan. (Mhr) / Rilis.